Dalam upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan data infrastruktur yang terintegrasi dan andal, PT Re Design Consulting menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Pengelolaan Data Infrastruktur dan Operasional Pusat Data PUPR pada tanggal 22–23 April 2026 di Arjuna Hotel Yogyakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh para ASN dan Non ASN di Bidang Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kab. Kutai Barat, dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait tata kelola data infrastruktur, penguatan sistem operasional pusat data, serta penerapan standar pengelolaan data yang efektif dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT Re Design Consulting, Riski Aditya, S.Kom., M.Cs dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi digital dalam mendukung pembangunan infrastruktur berbasis data. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi kunci dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan sistem pengelolaan data agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” ujarnya.
Pelaksanaan bimbingan teknis ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan ahli pengolahan data yang memberikan pemaparan mengenai konsep, metode, serta praktik terbaik dalam pengelolaan data infrastruktur. Selain itu, materi juga disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Sleman yang berbagi pengalaman dan praktik implementasi pengelolaan data di tingkat daerah.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi materi, diskusi interaktif, serta studi kasus yang dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis sekaligus mendorong pertukaran pengalaman antar peserta. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dalam merumuskan langkah strategis penguatan sistem data infrastruktur yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PT Re Design Consulting berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas tata kelola data, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berbasis data, transparan, dan akuntabel.
#rdcjog

